Belum Cukup Sepekan Dibuka Wisata Alam Batu Piak Sudah Ramai Didatangi Pengunjung

Meskipun wisata alam Batu Piak masih dalam tahap renovasi dan belum cukup sepekan uji coba pembukaan untuk umum meskipun belum diresmikan, namun sudah ramai didatangi pengunjung dari luar, meski masih dalam masa pandemi Covid-19. Objek wisata ini tetap ramai pengunjung.

Meski begitu, para pengunjung juga tetap menerapkan protokol kesehatan.

Dari hasil pengamatan kami BUMDes Rantebelu puncak keramaian pada Minggu 21/2/2021, lalu.

Wisata alam Batu Piak yang warga sekitar mengenalnya dengan nama KALAPI dan terletak di Dusun Batulotong, Desa Rantebelu, Kecamatan Larompong, Kabupaten Luwu.

Natsir selaku Kepala Dusun Batulotong mengatakan semulanya wisata ini sepi dan hanyalah hutan yang tidak terawat karna tidak dapat ditanami cengkeh dan tanaman lainnya kecuali tumbuhan liar karna tanahnya kurang yang ada hanya batu.

Pihaknya pun melakukan observasi dengan masyarakat dan Kepala desa, yang akhirnya memiliki ide untuk menatanya menjadi sebuah wisata dan diharapkan bisa menopang peningkatan ekonomi masyarakat khususnya Rantebelu pada umumnya.

“Saya salut pada warga sekitar khususnya Kepala Desa Rantebelu, Keren Banget” Kata Marwah salah satu warga Bulete yang datang bersama keluarganya, baru sebulan lalu saya lewat sini bersama teman-teman  untuk jalan-jalan diwisata Batu Putih Buntu Matabing tapi belum seperti ini, karna penasaran dengan ramainya postingan disosial media tentang wisata Batu Piak ini, sayapun segera ajak suami saya kesini dan saya benar-benar heran, sudah berubah draktis waktu saya lewat di sini bulan lalu.

“Kami benar-benar menikmati suasana wisata ini, sangat memanjakan mata, pikiran dan perut tentunya, hehehe” ujarnya dengan candaan.

Sejauh mata memandang, para pengunjung terlihat asyik menikmati alam laut sambil mencicipi hidangan yang disediakan pedagang.

Di setiap bahu jalan memasuki wisata ini di penuhi gerobak penjual (Usaha Kecil Menengah) yang menjadi kekuatan ekonomi masyarakat pedesaan.